Aku tak tahu
harus memulai curahan ini dari mana, begitu banyak cerita ingin aku sampaikan.
Namun biarlah kubagikan sedikit ceritaku kepadamu agar aku tak sendiri
memaknai, dan kuharap kelak ketika usia telah menua dan pikun telah bersama
atau kita telah terpisah diantara dunia yang lain hingga aku ataukah kamu yang
terlebih dahulu meninggalkan dunia ini, maka kumohon ingatlah dan maafkanlah
diri ini. Mungkin jejak kebersamaan akan terlupakan esok hari, namun jejak
dalam setiap tulisan kembali mengingatkan bahwa kita pernah bersama membuat
jejak-jejak kehidupan dalam satu naungan desintegrato12.
Tiga hari yang
lalu dihari yang agung jum’at, 24 juni tepat tiga tahun 1096 hari kita bersama,
sebuah momen yang seyogianya sangat kita nantikan bukan karena tanggalnya yang
diagung-agungkan tapi berharap kenangan kebersamaan saat 3 tahun yang lalu
tidak lekang dari ingatan teman-teman.
Disaat pertamakali tahun 2012 kita belum
mengenal menginjakkan kaki dikampus Fakultas Farmasi UNHAS, kita bersama
bergandeng tangan, menyusuri anak-anak tangga, dan labirin-labirin kecil,
pakaianmu masih hitam putih, dan kepala gundul mengikrarkan arti sebuah
kebersamaan hingga proses kemudian mendewasakan kita, menolong teman yang
terlambat pengumpulan, makan nasi bungkus, pertengkaran karena laporan, garis
pulang, dihukum sama-sama, menjemput dan mengantar teman, berbohong, batal
praktikum dan diskusi sampai tak terasa air mata terjatuh melihat teman kita
yang dihukum sampai kita berjanji takkan pergi jika tak bersama, masih ingatkah
kata pengumpulan itu.
Lain lagi cerita terima materi sampai-sampai mata tak
mampu lagi terbuka namun tubuh tetap harus tegap duduk biar kakak-kakak tidak
tahu, tidur beralaskan tikar, indomi telur dimakan, dan sedih tertawa asalkan
kita bersama semua bisa terlewati. Masih ingat disaat kemudian satu persatu
teman yang lain telah meniggalkan kita mereka telah memilih jalan kehidupan
lain menuju masa depan mereka masing-masing, namun harapan jejak kebersamaan
dimanapun tak kan terlupakan hingga kita tetap disini saling bersama. Proses P2MB,
RESEP, OBAT, PDKMF, OC, PRAKTIKAN, ASISTEN, IRT, PENGURUS, SC, KOSTER, telah
membentuk kepribadian dan kini diantara teman-teman telah menyandang gelar
sarjana sungguh bahagia melihat teman-teman sukses dengan jalannya
masing-masing, namun juga sedih melihat yang lainnya masih berjuang untuk
mendapatkan tiga huruf gelar itu begitulah cara Tuhan menakdirkan setiap
perjalanan kehidupan. lulus tepat pada waktunya insha Allah akan kalian
dapatkan, teruslah berjuang karena akan ada selalu dimana titik pemberhentian
terakhir.
Dengan
kerendahan hati, dan penuh kekhilafan memohon maaf jika kemudian terdapat
kesalahan, setiap pertemuan selalu meninggalkan sebuah kesan antara kebaikan
dan keburukan, mungkin saat ini kebersamaan itu telah begitu mahal untuk kita,
namun yakinlah kebersamaan adalah sebuah kebahagian, berharap pertemuan
silaturahmi tetap terjalin dimanapun kita kelak berdiri dibumi persada ini,
kita bersama telah menyepakati desintegrato12 hiduplah sampai yang menghidupkan
telah tiada, namun ceritakan dan hidupkanlah ke generasi selanjutmu. Semoga
teman-teman dalam keadaan sehat wal afiat amin, sukses dalam setiap kehidupan,
semoga akan ada selalu pertemuan diantara orang-orang yang merindu, dan sampai
jumpa dan bertemu diepisod kehidupan masing-masing. jangan lupa bahagia J


COMMENTS